Teknologi

Apple Siapkan MacBook Pro OLED Layar Sentuh Pekan Ini

Ilustrasi Untuk pertama kalinya, layar MacBook disebut bisa disentuh jari. Kabar dari Bloomberg ini ramai menjelang akhir Oktober 2026
Ilustrasi Untuk pertama kalinya, layar MacBook disebut bisa disentuh jari. Kabar dari Bloomberg ini ramai menjelang akhir Oktober 2026

Untuk pertama kalinya, layar MacBook disebut bisa disentuh jari. Kabar dari Bloomberg ini ramai menjelang akhir Oktober 2026, meski Apple belum berbicara.

Dari Cupertino, Amerika Serikat, kabar tentang MacBook Pro berlayar sentuh kembali ramai pada Senin, 26 Oktober 2026. Apple dikabarkan memperkenalkan perangkat itu pada atau sekitar Selasa, 27 Oktober, menurut laporan Mark Gurman, jurnalis Bloomberg.

Panel OLED dan sentuhan pertama

Laporan yang dikutip Kontan menyebut dua model, berukuran 14 inci dan 16 inci, akan memakai panel OLED. Jika benar, ini menjadi laptop Apple pertama yang bisa disentuh langsung di layarnya.

Bodinya juga disebut lebih ringan. Dynamic Island, fitur yang selama ini ada di iPhone, dikabarkan hadir untuk menggantikan takik di bagian atas layar.

Chip dan tanggal yang masih berubah

Pada awal Oktober, Bloomberg Technoz mengutip Gurman yang menyebut peluncuran bisa jatuh pada Oktober, atau bergeser ke November. Chip yang disebut-sebut adalah M5 Pro dan M5 Max.

Namun, laporan lain berbeda soal tanggal. Qoo Media menulis 28 Oktober 2026, sementara media lain menyebut 27 Oktober. Kepastiannya belum ada.

MacBook Air menunggu giliran

Model MacBook Air berikutnya tampaknya belum ikut beralih ke OLED. Digital Trends mengutip Gurman yang menyebut Air dijadwalkan diperbarui awal 2027 dengan layar non-OLED.

Pembedaan ini membuat MacBook Pro menjadi lini dengan teknologi layar paling baru. Air tetap dipasarkan sebagai pilihan ringan dan lebih terjangkau.

Menanti konfirmasi Apple

Sampai sekarang Apple belum mengumumkan produk tersebut secara resmi. Jadwal sempat diperkirakan mundur hingga awal 2027, lalu kembali mengarah ke musim gugur 2026.

Harga, spesifikasi final, dan ketersediaan di Indonesia masih menunggu pengumuman resmi. Sampai saat itu, pembaca perlu menganggap semua bocoran ini sebagai rumor.