PKM UNPAM Serang di SMAN 1 Cilegon untuk Meningkatkan Partisipasi Politik dan Demokrasi Pelajar

Lintassuara.id – Di era digital, arus informasi politik menyebar dengan sangat cepat melalui media sosial. Namun, tidak seluruh informasi yang diterima generasi muda mengandung nilai edukatif dan demokratis. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi pemilih pemula yang baru pertama kali terlibat dalam proses politik. Oleh karena itu, edukasi partisipasi politik dan literasi demokrasi perlu hadir sejak dini, khususnya bagi pelajar sekolah menengah.

Mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang Program Studi Ilmu Pemerintahan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Edukasi Partisipasi Politik dan Literasi Demokrasi bagi Pemilih Pemula di SMA Negeri 1 Cilegon” sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kesadaran politik generasi muda. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya hak pilih, proses demokrasi, serta dampak hoaks dan politik identitas yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300250

Pemilih pemula memiliki peran strategis dalam menentukan arah demokrasi Indonesia di masa depan. Akan tetapi, sebagian pelajar masih memandang politik sebagai sesuatu yang rumit, membosankan, bahkan identik dengan hal negatif. Padahal, politik berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kebijakan publik. Karena itu, mahasiswa perlu menyampaikan pendidikan politik melalui metode yang menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Melalui sosialisasi, diskusi, dan edukasi demokrasi, mahasiswa berperan sebagai penghubung antara dunia akademik dan lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut mendorong pelajar untuk berpikir kritis, bijak menggunakan media sosial, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi secara bertanggung jawab.

Peningkatan literasi demokrasi di kalangan pemilih pemula mampu melahirkan generasi muda yang peduli terhadap politik dan siap menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, toleransi, dan persatuan bangsa.

Dengan demikian, PKM mahasiswa tidak sekadar menjadi program pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun budaya politik yang sehat demi masa depan demokrasi Indonesia.

ditulis oleh : Nur’aini, Nasehudin, Elang Hafiz Hafiza Hakim, Ratu Isna Silviana.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang Kampus Serang.

Pos terkait