Nasional

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Presiden Lantik Maruli Simanjuntak
Presiden Lantik Maruli Simanjuntak

Prabowo lantik Maruli Simanjuntak jadi Wakil Panglima TNI merangkap Kepala BNPP, bersama empat wakil menteri dan tiga pejabat lain di Istana Negara.

Lintassuara.id 17/10/2026 - Sembilan pejabat dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Salah satunya Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang kini memegang dua kursi sekaligus: Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Selain Maruli, ada empat wakil menteri Kabinet Merah Putih yang diambil sumpahnya. Dua wakil menteri ditempatkan di Kementerian Pertahanan, sementara Kementerian Pertanian dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan masing-masing memperoleh satu orang. Sisanya memimpin jajaran TNI serta sejumlah badan pemerintah. Penempatan para pejabat ini merupakan bagian dari penataan posisi strategis selama sisa periode 2024-2029 Kabinet Merah Putih.

Dua Jabatan di Tangan Maruli

Pengangkatan Maruli bertumpu pada Keputusan Presiden Nomor 105/TNI Tahun 2026. Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana, membacakan keputusan itu. Sumpah jabatan kemudian dipandu langsung oleh Prabowo.

Seusai acara, Maruli menjelaskan arah kerja badan yang ia pimpin. Ia menyebut lembaga itu difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan dan daerah terpencil, khususnya melalui penguatan ekonomi di wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih. Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Panglima TNI, ia bertugas mendampingi Panglima TNI dalam melaksanakan pekerjaan.

Acara berlangsung dalam tiga tahap: para pejabat mengucapkan sumpah, menerima tanda pangkat serta tanda jabatan yang disematkan, lalu menandatangani berita acara. Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalami para pejabat yang baru dilantik.

Empat Wakil Menteri Baru

Keempat wakil menteri diangkat lewat Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029. Rinciannya sebagai berikut.

Marsekal TNI Yusuf Jauhari menjadi Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon mengisi pos Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan. Alim Setiawan Slamet menjabat Wakil Menteri Pertanian. M. Maulana Bungaran menjadi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Para pejabat itu bersumpah bersama-sama di depan Prabowo, disertai komitmen untuk melaksanakan amanah dan menaati peraturan perundang-undangan. Setelah berita acara diteken, Prabowo, Gibran, dan para undangan memberikan ucapan selamat.

Jejak Richard di Palembang

Di antara keempatnya, Richard Tampubolon punya kaitan paling erat dengan Palembang, Sumatera Selatan. Ia alumni SMA Xaverius 2 Palembang di Jalan Sukabangun Sukarami, tempat ia bersekolah pada 1985-1988. Pada SEA Games 2011, ia kembali bertugas di kota itu sebagai Komandan Subkontingen.

Ayahnya, almarhum Mula Jadi Tampubolon, termasuk tokoh masyarakat yang dikenal di Sumatera Selatan.

Sebelum dilantik, Richard menjabat Kepala Staf Umum TNI. Perjalanan karier militernya cukup panjang, antara lain bertugas di Kopassus serta mengisi sejumlah posisi strategis lain di TNI.

Pejabat Lain yang Dilantik

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Pada 2006-2007, ia memimpin Depo Pendidikan Bela Negara Rindam II/Sriwijaya, yaitu komando yang membina pendidikan militer Kodam II di Sumbagsel, termasuk Sumatera Selatan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini berada di bawah pimpinan Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi. Satyawan Pudyatmoko menjadi Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), dengan Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai wakilnya. Sebelumnya, Sriyanto bertugas sebagai Asisten Logistik Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, kemudian langsung dipindahkan ke Markas Kodam II/Sriwijaya di Palembang.

Dengan demikian, jumlah pejabat yang diambil sumpahnya ialah sembilan orang, yakni Maruli Simanjuntak, Tandyo Budi Revita, Yusuf Jauhari, Richard Taruli Horja Tampubolon, Alim Setiawan Slamet, M. Maulana Bungaran, Kristomei Sianturi, Satyawan Pudyatmoko, dan Sriyanto.

Para pimpinan lembaga negara, menteri, kepala badan di Kabinet Merah Putih, serta tamu undangan lainnya turut menyaksikan pelantikan tersebut. Posisi yang diisi pun bermacam-macam, meliputi bidang pertahanan dan pucuk pimpinan TNI, pertanian, imigrasi, penanggulangan bencana, hingga pengelolaan gambut dan mangrove.