Ekonomi

5 Saham dengan Potensi Naik hingga 79,6%

Potensi 5 Saham Naik, Gambar ilustrasi
Potensi 5 Saham Naik, Gambar ilustrasi

Lima saham, termasuk BUMI dan ANTM, dinilai bisa naik 48,3% hingga 79,6%. Valuasi IHSG murah, tapi investor asing masih menahan diri.

Lintassuara.id 16/10/2026 - Lima saham dengan ruang kenaikan harga 48,3% hingga 79,6% masuk daftar unggulan Samuel Sekuritas Indonesia. Kelimanya adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Timah Tbk (TINS), serta PT Antam Tbk (ANTM).

Prasetya Gunadi, Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, dan timnya menyebut emiten berpendapatan dolar Amerika Serikat (AS) sebagai yang paling menarik dikoleksi. Alasannya, ketidakpastian pasar global diperkirakan belum reda sampai 2027.

Untuk IHSG, skenario dasar Samuel Sekuritas menempatkan indeks di level 7.000 pada 2027. “Target tersebut mencerminkan kenaikan 17,9% dibandingkan penutupan IHSG pada 12 Oktober 2026 di level 5.936,” tulis Prasetya dalam risetnya, Selasa (13/10/2026).

Dari sisi valuasi, pasar saham Indonesia dinilai murah bila ditakar dengan catatan historisnya. P/E IHSG kini 10,4 kali. Jika saham yang geraknya lebih banyak ditentukan faktor likuiditas dikeluarkan, angkanya 11,9 kali. Keduanya jauh di bawah rata-rata lima tahun sebesar 18,1 kali. Sementara itu, P/B IHSG tercatat 1,6 kali, di bawah rata-rata lima tahunnya yang 2,1 kali.

Murahnya valuasi ternyata belum cukup membuat investor asing kembali. Menurut Samuel Sekuritas, ada sejumlah ganjalan: kebijakan MSCI, risiko geopolitik, dolar AS yang menguat, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang naik, dan bayang-bayang suku bunga tinggi yang berkepanjangan.

Tekanan juga datang dari dalam negeri. “Risiko domestik juga mencakup pelebaran defisit anggaran, defisit transaksi berjalan, potensi kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI), ketidakpastian kebijakan, dan ketegangan politik,” ungkap Prasetya.