Dua kekalahan beruntun membuat Semen Padang dituntut bangkit. Teco Cugurra bicara soal latihan taktik dan pelajaran dari kebobolan di menit akhir sebelum Derby Sumatera.
Semen Padang FC akan menjamu PSMS Medan dalam Derby Sumatera di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB. Duel pekan keenam Grup A Pegadaian Championship 2026/27 itu menjadi kesempatan bagi tim asuhan pelatih Stefano "Teco" Cugurra untuk keluar dari periode buruk.
Kabau Sirah, julukan Semen Padang, kalah beruntun dalam dua pertandingan terakhir: 0-1 dari PSPS Pekanbaru dan 1-2 dari Persikad Depok. Mereka kini duduk di peringkat keenam klasemen sementara dengan enam poin. Bagi Teco, pelatih baru di tim itu, laga sore ini jadi ujian taktik lanjutan.
Latihan Terakhir Menitikberatkan Taktik
Dalam konferensi pers pada Jumat, 16 Oktober 2026, Teco menjelaskan bahwa sesi latihan pamungkas lebih banyak diarahkan untuk menata strategi. Latihan teknik tetap masuk jadwal, tetapi taktik mendapat porsi terbesar. Ia menilai para pemain berlatih dengan konsentrasi dan kerja keras.
"Kami sudah melakukan persiapan dengan baik. Fokus utama kami adalah aspek taktik tim. Kami juga menjalani latihan teknik, tetapi penekanan lebih banyak diberikan pada taktik. Para pemain sudah menunjukkan konsentrasi dan bekerja keras selama latihan," ujar Teco.
Pelatih asal Brasil itu mengakui lawannya sedang tampil lebih stabil. Dengan koleksi 10 poin, Ayam Kinantan, julukan PSMS, menempati posisi ketiga di klasemen Grup Barat. Meski begitu, Teco berharap bermain di Stadion Patriot memberi nilai lebih bagi timnya.
Menurut dia, lawan memang unggul dalam urutan klasemen, tetapi laga ini berlangsung di kandang timnya sendiri. Ia ingin anak asuhnya tampil baik dan meraih kemenangan, dan ia juga mengingatkan bahwa gol di menit-menit akhir sering terjadi dalam sepak bola, tidak hanya pada pertandingan yang dijalani timnya.
Belajar dari Kebobolan di Menit Akhir
Teco juga menyoroti kondisi fisik dan mental pemain pada fase penentu, yang menurutnya menjadi penyebab kekalahan dari Persikad Depok. Mantan pelatih Bali United itu menilai stamina pemain biasanya terkuras saat pertandingan hampir usai, dan fokus mereka kadang ikut menurun.
"Menurut saya, pada pertandingan terakhir, kami sebenarnya setidaknya bisa mendapatkan satu poin. Namun, kami kebobolan pada menit-menit akhir karena kehilangan konsentrasi," katanya.
Kesalahan serupa tak boleh terulang saat menghadapi lawan sekuat PSMS. Teco menyatakan tim sudah menggelar evaluasi mendalam agar para pemain mampu menjaga penampilan selama 90 menit penuh.
Soal kesiapan menghadapi laga ini, Teco yakin skuatnya sudah lebih matang dibanding pekan lalu. Evaluasi akan terus berjalan untuk menutup celah yang ada.
"Kami harus belajar dari kesalahan tersebut. Saya pikir tim akan jauh lebih siap untuk pertandingan besok. Kami terus melakukan evaluasi dan berusaha memperbaiki kekurangan yang ada. Semoga besok kami bisa tampil lebih baik," pungkas Teco.