Sport

Persija vs Persita, Shin Tae-yong Ingatkan The Jakmania

Persija vs Persita
Persija vs Persita

Dua tim belum terkalahkan bertemu di Banten International Stadium. Di tengah ajakan memenuhi tribune, Shin Tae-yong menyelipkan pesan tegas untuk Jakmania.

Sabtu (17/10/2026), Banten International Stadium (BIS) akan menjadi arena adu rekor tak terkalahkan. Persija Jakarta bertamu ke kandang Persita Tangerang di Super League 2026/2027, dan tak ada satu pun dari keduanya yang pernah merasakan kalah sejauh ini.

Bekal Macan Kemayoran nyaris sempurna. Empat laga awal dilalui dengan empat kemenangan, menjadikan mereka satu-satunya tim yang masih menyapu bersih hasil musim ini. Persita memang kalah mentereng dari sisi poin, tetapi catatannya tetap bersih dari kekalahan: dua menang, dua imbang.

Pertandingan ini pun diperkirakan keras. Tuan rumah jelas ingin menjaga awal musim yang manis, dan Persija sadar perlu tenaga tambahan dari tribune. Mereka berharap Jakmania kembali hadir sebagaimana saat Rizky Ridho dan kawan-kawan menghadapi PSIM Yogyakarta di Bantul.

Harapan itu disampaikan langsung oleh pelatih Persija, Shin Tae-yong. Kamis (15/10), usai sesi latihan di Bojongsari, Depok, ia mengenang atmosfer di Yogyakarta.

"Seperti ketika Jakmania datang ke Yogyakarta dan menciptakan budaya dukungan yang baik, saya berharap hal yang sama bisa dilakukan saat mereka datang ke Tangerang," kata Pelatih Persija Shin Tae-yong di sela-sela latihan tim di Bojongsari, Depok, Kamis (15/10).

"Silakan datang untuk memberikan dukungan kepada tim dan menikmati pertandingan dengan menjunjung tinggi fair play. Kami juga akan berusaha menjalankan tugas dengan baik," sambungnya.

Ajakan itu tidak datang sendirian. Ada peringatan yang menyertainya. Shin tak mau melihat kekerasan seperti di Batang, Jawa Tengah, terulang. Di sana, bus rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 diserang, dan pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu mengaku sangat kecewa. Peristiwa tersebut, menurut dia, jauh dari semangat sportivitas.

"Yang terpenting, jangan sampai terjadi masalah. Saya selalu mengatakan hal ini: jangan membuat keributan karena dampaknya justru akan merugikan tim dan para pemain," ucap Shin.

"Kami tentu berterima kasih atas dukungan Jakmania kepada para pemain. Namun, jika kedatangan mereka justru untuk membuat masalah, lebih baik tidak perlu datang. Mari datang, dukung para pemain, dan nikmati pertandingan bersama-sama tanpa menimbulkan kerugian bagi klub," tuturnya.

Shin Tae-yong Ingatkan Jakmania Jaga Sikap di Laga Persija vs Persita

 

Shin Tae-yong menitip pesan keras untuk The Jakmania menjelang duel Persija Jakarta kontra Persita Tangerang. Pelatih Macan Kemayoran itu meminta suporter datang untuk mendukung, bukan membuat masalah.

persija.id / Shin Tae-yong
persija.id / Shin Tae-yong

 

Persija dijadwalkan melawan Persita pada pekan kelima Super League 2026/2027. Pertandingan berlangsung Sabtu (17/10/2026) di Banten International Stadium (BIS), Serang. Ribuan The Jakmania diperkirakan datang langsung ke stadion, sementara tim tamu itu sedang berambisi menjaga tren positif di awal musim.

Ia ingin kehadiran suporter menjadi penyemangat bagi pemain. Bukan sumber persoalan yang bisa mencoreng nama klub. Dukungan di tribun, kata dia, semestinya menjadi tenaga tambahan bagi Persija, sehingga rasa cinta pada klub perlu disalurkan secara positif dan tetap menghargai lawan.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menilai hasil pertandingan tidak ditentukan pemain di lapangan saja. Perilaku suporter di tribun ikut membentuk citra klub dan sepak bola Indonesia.

"Kami juga akan bekerja keras. Daripada menunjukkan fanatisme berlebihan hingga menimbulkan masalah, lebih penting bagi suporter untuk datang, memberikan dukungan secara sportif, dan menikmati pertandingan bersama," kata Shin.

Shin, yang pernah menangani Timnas Indonesia, mengakui loyalitas The Jakmania kepada Persija memang besar. Meski begitu, ia tak mau dukungan itu tercoreng oleh ulah yang bisa menyeret klub ke dalam kerugian.

Peringatannya pun tegas, ditujukan kepada siapa saja yang berniat membuat keributan alih-alih menyemangati tim.