Lintassuara.id – Aliansi Mahasiswa Penegak Demokrasi (AMPD) mendesak Bupati Tangerang untuk turun langsung menyelesaikan persoalan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, yang selama ini mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat. (08/1/2026)
AMPD membahas secara khusus persoalan TPS liar, dalam audiensi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 07 Januari 2026 bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.
Dalam pertemuan itu, Gandi Sadewa menyampaikan berbagai aduan masyarakat terkait aktivitas TPS liar yang diduga beroperasi tanpa izin. Ia menegaskan bahwa aktivitas tersebut telah menyebabkan pencemaran lingkungan, bau menyengat, serta praktik pembakaran sampah yang mengganggu kesehatan warga dan membahayakan pengguna jalan.
“Keberadaan TPS liar ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan aturan oleh pemerintah daerah. TPS di Desa Pasanggrahan bukan persoalan baru. Masyarakat sudah lama mengeluh, namun pemerintah terkesan membiarkannya,” ujar Gandi.
Selanjutnya, Gandi meminta Bupati Tangerang melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang untuk segera mengambil langkah tegas dan menindak pengelola TPS liar sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami mendesak Bupati Tangerang untuk segera turun tangan dan menindak tegas pengelola TPS liar sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan yang bersih dan sehat.
“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat kelalaian pemerintah. Jika TPS ini terbukti melanggar, pemerintah harus menutupnya dan menindak tegas pengelolanya. Negara tidak boleh kalah oleh pelanggar aturan,” tegasnya.
AMPD menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawalan serius terhadap kebijakan dan kinerja pemerintah daerah.
“Kami akan terus mengawal dan memastikan pemerintah mengambil tindakan nyata, bukan sekadar janji. Jika tidak ada langkah konkret, AMPD tidak akan tinggal diam,” tutup Gandi Sadewa.
(Kar)









