Lintassuara.id – Konferensi Cabang ke-VI Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang menetapkan KH Abdul Mu’thi sebagai Rais Syuriyah masa khidmat 2025–2030. Sidang Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) memutuskan hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Tangerang. Kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren Roudlotussalaam, Cimone, Sabtu (8/11/2025).
“Setelah bermusyawarah, kami sepakat bahwa Rais Syuriyah PCNU Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030 adalah Abah Utin atau KH Abdul Mu’thi,” ujar KH Burhanudin, anggota Ahwa, saat sidang konferensi.
Kiai Burhan menjelaskan bahwa Abah Utin merupakan sosok yang istiqomah dalam merawat umat. Ia menilai Abah Utin tidak hanya tekun mengajar ilmu agama, tetapi juga peduli terhadap generasi muda. Karena dedikasi itulah, para anggota Ahwa menilai Abah Utin layak memimpin sebagai Rais Syuriyah.
“Beliau sosok yang istiqomah dan selalu memberi teladan kepada kita,” tegas Kiai Burhan.
Saat pimpinan sidang mengonfirmasi kesediaannya, Abah Utin langsung menyatakan siap menerima amanah di hadapan peserta konferensi. Pernyataan itu disambut riuh dukungan dari peserta sidang yang sebelumnya mengusulkan nama beliau melalui mekanisme Ahwa.
“Dengan mengucap bismillah, saya bersedia menjadi Rais Syuriyah,” ucap singkat Abah Utin.
KH Abdul Mu’thi meraih 11 suara dari hasil usulan MWCNU dalam penetapan anggota Ahwa. Anggota Ahwa lainnya terdiri atas KH Burhanudin yang memperoleh 9 suara, KH Mulyadi Ya’kub 8 suara, KH Saeful Bahri 8 suara, dan KH Sofyan Rosada 5 suara.
Selain menetapkan Rais Syuriyah, Konferensi Cabang ke-VI PCNU Kota Tangerang juga memilih H Ahmad Kafi sebagai Ketua Tanfidziyah masa khidmat 2025–2030. Ia memperoleh 9 suara dari total 12 MWCNU yang mengikuti penjaringan bakal calon.
Ahmad Kafi unggul dari calon lain, H Dedi Mahfudin, yang hanya meraih 3 suara. Berdasarkan tata tertib persidangan, calon yang memperoleh suara kurang dari 25 persen tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Dengan demikian, forum secara otomatis menetapkan Ahmad Kafi sebagai calon tunggal setelah Rais Syuriyah terpilih memberikan persetujuan tertulis.
“Maka sesuai kesepakatan forum persidangan, Ahmad Kafi menjadi calon tunggal dalam Konferensi Cabang ke-VI PCNU Kota Tangerang,” jelas KH Ahmad Bujaeremi selaku pimpinan sidang.
“Setelah menerima persetujuan tertulis dari Rais Syuriyah, kami menetapkan Ahmad Kafi sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tangerang masa khidmat 2025–2030,” tandasnya.
Perkuat Internalisasi, Membangun Khidmah untuk Umat
Ketua Tanfidziyah terpilih PCNU Kota Tangerang, Ahmad Kafi, menegaskan bahwa fokus utamanya dalam kepengurusan baru adalah memperkuat internal organisasi dan mengokohkan ukhuwah. Ia mengajak seluruh kader untuk bersatu dan memberikan manfaat bagi Nahdliyin di Kota Tangerang.
“Mari kita bergerak bersama dan melupakan perbedaan masa lalu. Setelah konferensi ini selesai, kita harus kembali bersatu. Dinamika dalam organisasi itu wajar,” tegas Ahmad Kafi.
Ia menilai, perbedaan selama konferensi tidak perlu diperbesar karena yang lebih penting adalah menyalurkan energi untuk kemaslahatan umat tanpa memandang kubu atau kelompok mana pun.
“Konferensi sudah selesai, sekarang saatnya kita bersatu dan fokus mengurus umat. Lebih baik kita gunakan energi untuk tindakan yang konkret dan bermanfaat,” ajak pria yang pernah menjadi aktivis PMII Yogyakarta ini.
Ahmad Kafi berkomitmen untuk merangkul semua kader NU yang memiliki niat tulus dalam berkhidmah. Ia membuka ruang bagi siapa pun yang memiliki dedikasi, kapasitas, dan kapabilitas untuk bersama-sama membangun NU Kota Tangerang.
“Ini bukan tentang siapa yang memimpin. Inilah NU, rumah besar bagi semua kader yang ingin berkhidmah. Luruskan niat, dan berjuanglah dengan hati yang tulus,” pungkasnya.
(Kar)









