Lintassuara.id — Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Ushuluddin dan Perguruan Tinggi Umum (Komfuspertum) Cabang Ciputat dan warga laksanakan “Fun Walk For Earth” yang dilaksanakan pada hari Minggu 10 Oktober 2025 di kawasan Situ Gintung. (20/10/2025)
Kegiatan ini berjalan santai sambil membawa kantong sampah dan poster bertuliskan pesan lingkungan dengan mengusung tema “Jadikan Stravamu sebagai Barometer Kesehatan Diri dan Bumi,” kegiatan ini memadukan olahraga ringan dengan kampanye peduli lingkungan. Para peserta diajak untuk tidak hanya bergerak demi kebugaran tubuh, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis terhadap kondisi bumi yang semakin rentan.
Rangkaian acara meliputi fun walk, pembagian pesan kampanye pelestarian alam, hingga aksi bersih-bersih (clean up) di sekitar kawasan Situ Gintung. Dengan semangat gotong royong, peserta saling bekerja sama mengumpulkan sampah dan memberikan edukasi singkat kepada pengunjung lain tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua PMII Komfuspertum, Kholil Umami, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk refleksi hubungan manusia dengan alam — bahwa keduanya saling bergantung dan tak terpisahkan.
“Manusia diciptakan dari unsur alam, hidup dari hasil alam, dan akan kembali ke alam. Jadi bagaimana mungkin kita tega merusaknya?” ujarnya.
Kholil menambahkan, gerakan sederhana ini dapat menjadi jawaban atas masalah besar lingkungan jika dilakukan secara kolektif dan konsisten.
“Menjaga bumi bisa dimulai dari langkah kecil — berjalan bersama, membersihkan, lalu menularkan kesadaran. Dari langkah kecil itulah perubahan besar lahir,” sambungnya.
Sepanjang kegiatan, suasana keakraban dan semangat kolaboratif terasa kuat. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, Fun Walk For Earth juga menghadirkan ruang interaksi positif antara kader PMII dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PMII Komfuspertum ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap bumi tidak harus dimulai dari hal besar. Satu langkah kecil, jika dilakukan bersama, mampu menjadi awal perubahan besar bagi lingkungan yang lebih sehat dan lestari.
(Kar)









